Senin, 03 Desember 2012

Manfaat Temulawak


1.Memperbaiki nafsu makan

Masyarakat Indonesia secara turun temurun telah menggunakan temulawak untuk memperbaiki nafsu makan. Secara pra kilinik dan klinik ditemukan bahwa rimpang temulawak dapat meningkatkan / memperbaiki nafsu makan. Manfaat ini berkaitan dengan efek minyak atsirinya yang bersifat karminativum.
Pemakaian dan dosis : rata-rata sehari 2 gram rimpang kering. Panasi rimpang dengan air suhu 90 derajat selama 15 menit. Disaring, minum 2-3 kali sehari di antara waktu makan.

2. Memperbaiki fungsi pencernaan
Secara pra klinik ditemukan bahwa serbuk rimpang dapat meningkatkan aktivitas dalam cairan lambung sehingga membantu metabolisme dan mengurangi kontraksi usus halus.
Pemakaian seperti di atas : 2 gram rimpang kering atau 8 gram temulawak segar, yang dibuat dengan cara di atas

3.Memelihara kesehatan fungsi hati
Aktiv
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_ajWdbVucxbrdEiIkMs4MSXcK0-ekuwQtDLTHmVtkIY3RnhofF6nfLAbCQ1JSr6F3dDUOdSXBjx_wFKqrvanasNYK7OKMXgMq-eRa2p3E5nzVSwClxtfXigKlmnjaQnYNcrT8p0sXgFoU/s200/temulawak.jpgitas temulawak yang berkaitan dengan fungsi hati berkaitan dengan aktivitas kolagoganya, yaitu meningkatkan produksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu. Temulawak juga dapat mengurangi aktivitas enzim glutamate oksaloasetat transaminase (GOT) serta menurunkan aktivitas enzim glutamate piruvat transaminase (GPT) baik, secara pra klinik in vitro dan in vivo maupun secara klinik. Hasil uji klinik menunjukkan bahwa dosis yang digunakan untuk memperoleh manfaat menurunkan kadar SGOT dan SGPT adalah 15-30 mg kurkumin.

4. Mengurangi nyeri dan radang sendi
Kurkumin yang terkandung dalam temulawak mempunyai aktivitas antiradang yang setara dengan 100 mg fenilbutazon yang dapat mengurangi nyeri dan radang sendi. Dicapai melalui penghambatan migrasi sel-sel leukosit ke daerah radang atau melalui penghambatan pembentukan serta transportasi mediator radang yaitu prostagladin. Dari hasil uji klinik menunjukkan adanya perbaikan pada penderita radang sendi. Dosis yang digunakan uji klinik adalah 400-1200 mg per hari.

5. Menurunkan lemak darah
Hasil uji praklinik dan klinik menunjukkan bahwa ekstrak temulawak dan fraksi kurkuminoidnya dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida dan meningkatkan kadar HDL kolesterol. Komponen yang diduga berperan dalam menurunkan lemak darah adalah kurkuminoid. JIka tidak dinyatakan lain, dosis yang dianjurkan adalah 25-50 gram
simplisia kering yang dididihkan pada 200 ml air, hingga tersisa 100 ml. Air rebusan disaring dan diminum pagi dan sore.

6. Sebagai antioksidan dan membantu pemeliharaan kesehatan.

Kurkumin bekerja sebagai antioksidan karena mampu menangkap radikal-radikal bebas oksigen seperti anion superoksid, dan radikal hidroksil sehingga membantu memelihara kesehatan. Gunakan ekstrak kering temulawak , minum 3 kali sehari, tiap kali lebih kurang 250 -500 mg.

7.Membantu menghambat penggumpalan darah.
Kurkumin dari temulawak dapat membantu menghambat penggumpalan darah dengan cara menghambat pembentukan tromboksan B-2, suatu senyawa yang berperan dalam proses penggumpalan darah. Dosis : ekstrak kering temulawak, minum 3x sehari. Setiap minum 250 - 600 mg.

Perhatian :

Walaupun secara umum temulawak aman dikonsumsi, ada beberapa kondisi yang memerlukan pertimbangan dokter/ ahli medis saat hendak mengonsumsi temulawak. Yaitu :
- Misalnya adanya penyumbatan saluran enpedu atau batu empedu., karena temulawak bekerja merangsang fungsi saluran empedu.
- Perhatian bila mengonsumsi temulawak bersama obat pengencer darah yang dapat menyebabkan perdarahan,
atau bersama tanaman lain yang mengandung kurkuminoid, misalnya kunyit, karena dapat terjadi kelebihan dosis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar